Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

Dear My Younger Self

Dear Himmah, Beberapa tahun dari saat saat itu, kamu akan menemukan bahwa kebahagiaan di masa kecil begitu mudah didapatkan..sekedar dari jajanan atau permainan receh, terasa sangat berkesan... Tidak lama setelahnya, kamu baru menyadari, bahwa kehidupan dunia dan segala hiruk pikuk yang sesungguhnya, ternyata baru benar-benar dimulai ...  Kamu mungkin tidak akan menyangka, tapi kamu berhasil melewati itu semua... Hingga suatu saat, ada momen dimana kamu merasa mati rasa,.. kembali mempertanyakan, untuk apa sebenarnya kita berjuang... Tetapi ternyata, kamu akhirnya bisa menyelami dan memahami dirimu lebih dalam... Kamu akan menyadari, bahwa kehidupan yang hanya sesaat ini adalah sebuah amanah dan titipan. Kamu bertugas, dan juga berhak untuk menjadi versi terbaik dari dirimu...  Pada akhirnya, kamu dan aku, kita bisa melangkah dengan penuh keyakinan, keberanian, dan kehangatan dalam hati.. meski terkadang, semua tidak semudah yang dibayangkan... #DearMyYoungerSelf  Ketahui...

Melompat Kembali

Manusia pada dasarnya bisa menjadi sangat rapuh, ketika fisik sudah melebihi batas kebugarannya, dan ketika pikiran seolah terisi penuh oleh target kehidupan. 

Pada titik itu, manusia bisa keluar dari kendali, entah itu berupa luapan emosi, kekacauan saat bekerja, atau yang paling sederhana, membatu karena kehilangan angan dan semangat.

Sebagian dari kita bisa mengatasi itu, meski memerlukan waktu. Sebagian bisa saja tenggelam, secara berlarut-larut menggerus keteguhan hati, melunturkan kepercayaandiri, dan mengaburkan semua mimpi. 

Manusia juga sering lupa, atau sekedar tidak mau mengakui, kalau mereka membutuhkan seorang pendukung. Tak perlu selalu ada di setiap saat, tak perlu orang yang benar-benar dekat dan mengerti, tak perlu berlama-lama untuk menunjukkan keberadaan,cukup hanya seorang yang dengan berani memuji dan mengakui kemampuan yang kita miliki.

Anehnya, hanya dengan itu manusia bisa melompat kembali setelah terpuruk. Seperti ada titik dalam hati yang diaktifkan, sebuah titik keyakinan dan keberanian diri untuk menghadapi apapun. Kita bisa melihat bagaimana Reece Masterchef S12 mulai menurun performanya, kemudian seolah menunjukkan sisi baru dirinya yang jauh lebih baik karena para juri meyakinkan kalau ia adalah koki hebat dan hanya perlu percaya pada dirinya.

Reece mewakili kita semua, manusia pada umumnya. Dan para juri adalah contoh bagaimana seharusnya kita bersikap kepada manusia lain. 

Komentar

Popular Posts